SMP ST. FAMILIA SIKUMANA GELAR WORKSHOP PEMANFAATAN PAPAN INFORMASI DIGITAL (PID), DORONG GURU SIAP HADAPI TRANSFORMASI PEMBELAJARAN DIGITAL

Kupang – SMP St. Familia Sikumana menyelenggarakan Workshop Pemanfaatan Papan Informasi Digital (PID) selama dua hari (17-18 Juli 2026) sebagai upaya memperkuat kompetensi guru dalam menghadapi transformasi pembelajaran di era digital. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru SMP St. Familia Sikumana yang berjumlah 19 orang dan berlangsung dengan penuh antusiasme.

Workshop menghadirkan YB. Inocenty Loe, S.Fil., M.Pd., seorang Alumni Pejuang Digital, sebagai instruktur utama. Selama dua hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya diperkenalkan pada penggunaan perangkat PID sebagai media pembelajaran, tetapi juga dibimbing untuk mengoptimalkan berbagai platform digital yang dapat menunjang proses belajar mengajar di kelas.

Materi yang disampaikan meliputi cara mengoperasikan dan memanfaatkan Papan Informasi Digital (PID) secara efektif sebagai media pembelajaran interaktif, membangun dan mengelola Learning Management System (LMS) Microsite yang terintegrasi dengan PID, serta membuat presentasi pembelajaran yang menarik menggunakan Prezi. Selain itu, para guru juga memperoleh pelatihan mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung administrasi pembelajaran, seperti penyusunan modul ajar, asesmen, perangkat pembelajaran, hingga pembuatan berbagai dokumen akademik secara lebih efektif dan efisien.

Tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, workshop ini juga membekali peserta dengan berbagai strategi menciptakan pembelajaran yang joyful, meaningful, dan maindful melalui penerapan ice breaking, permainan edukatif interaktif, serta ragam tepuk yang mampu membangun semangat belajar peserta didik. Berbagai praktik langsung yang dilakukan selama pelatihan membuat suasana workshop berlangsung aktif, komunikatif, dan menyenangkan.

Foto: Guru SMP St. Familia antusias mengikuti keigatan pelatihan ini

Antusiasme para peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para guru aktif berdiskusi, mencoba setiap aplikasi yang diperkenalkan, serta saling berbagi pengalaman mengenai tantangan pembelajaran di kelas. Mereka menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini dan memberikan banyak solusi praktis yang dapat langsung diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari.

YB. Inocenty Loe,S.Fil,M.Pd sendiri merupakan Alumni Program Pejuang Digital, sebuah program percepatan digitalisasi pembelajaran di daerah afirmasi yang dilaksanakan di Kabupaten Kupang, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Halmahera Utara, dan Kabupaten Merauke. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Keuangan melalui LPDP, serta mendapat dukungan dari Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia.

Foto: YB. Inocenty Loe,S.Fil,M.Pd bersama tim dari Kemendikdasmen, LPDP dan BPMP NTT dan Kepala SD GMIT Oehani

Melalui program tersebut, para alumni diterjunkan ke berbagai daerah untuk mendampingi sekolah dalam meningkatkan kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari transformasi pendidikan. Salah satu fokus utamanya adalah mengoptimalkan penggunaan Papan Informasi Digital (PID) yang telah disalurkan pemerintah sehingga tidak hanya menjadi perangkat yang terpasang di sekolah, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan berdampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Indonesia Timur dan daerah afirmasi.

Menurut YB. Inocenty Loe,S.Fil,M.Pd keberhasilan transformasi digital pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan perangkat teknologi, tetapi juga oleh kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam pembelajaran yang bermakna. Oleh karena itu, pelatihan seperti ini menjadi langkah penting agar investasi pemerintah dalam penyediaan perangkat digital mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran.

Program Papan Informasi Digital (PID) sendiri merupakan salah satu program strategis dan prioritas pemerintah dalam mendorong percepatan digitalisasi pembelajaran di seluruh Indonesia. Kehadiran PID diharapkan mampu memperluas akses terhadap sumber belajar digital, meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan pembelajaran, serta membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Melalui workshop ini, SMP St. Familia Sikumana menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi guru dan menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, serta berpusat pada peserta didik. Dengan pemanfaatan PID yang optimal, integrasi LMS, penggunaan AI, dan penerapan berbagai strategi pembelajaran yang menyenangkan, sekolah berharap seluruh guru mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih berkualitas sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top